Toko Buku Online

Toko Buku Online
Bursa Buku Murah,Tersedia Buku Baru,Bekas,Komik,dll. Hotline : Hp.0852.1708.4656, email : w_suratman@yahoo.co.id

Sabtu, 03 Agustus 2013

Bekal Dasar Menjadi Wartawan Profesional




Penulis : Didiek Danuatmadja                 W. Suratman
Ukuran : 14 x 21 cm
Jumlah Hal : iii + 76 hlm
ISBN : 978-602-95302-1-6
Cetakan : Pertama (I), Juli 2013
Penerbit : FATH PUBLISHING 
Didistributor : PUSTAKA TAUFIQ


JURNALISME sebenarnya merupakan ilmu yang tidak layak dipelajari sambil "berjalan". Sebagaimana disiplin ilmu-ilmu yang lain, upaya pemahamannya harus ditempuh dengan cara-cara yang sistematik dan metodis, agar kita bisa menguasainya secara utuh.
    Buku ini sekadar bahan   pengenalan yang sifatnya sangat elementer. Di dalamnya memang termuat berbagai sisi yang agak kompleks, tetapi, sebenarnya, jauh dari perfeksitas. Hal-hal yang elementer itu tadi menjadi lebih minimalis untuk proses pembelajaran dan pengamalannya.
  Yang harus dipahami sejak awal, jurnalistik itu sendiri merupakan suatu kegiatan intelektual ilmiah, bukan sekadar "ilmu perjuangan" untuk kanalisasi idealisme, sebagaimana sering didengung-­dengungkan oleh para jurnalis beraliran politik.
    Yang benar, idealisme yang dimaksud sebagai watak dan sikap kaum jurnalis adalah berjuang demi tegaknya kebenaran dan keadilan. Sikap itu ditunjukkan dalam praktik kerja secara profesional, ketika menyikapi suatu kejadian.  .
    Dalam artian kontekstual, kegiatan jurnalisme harus dimulai dengan semangat keilmuan yang kompleks. Kompleksitas ini melibatkan banyak disiplin-disiplin ilmu yang lain. Mulai dari ilmu komunikasi, edukasi, psikologi, ilmu sosial dan lain-lain, termasuk ilmu politik yang di dalamnya memuat permasalahan demokrasi. Seorang wartawan professional harus mampu juga berbicara dan menulis dengan Bahasa Indonesia yang  baik dan benar.
     Buku ini awalnya sebagai bahan ajar yang disusun oleh penulis untuk kegiatan pelatihan diberbagai tempat. Melengkapi buku ini,pada bagian akhir berisi UU No.40/1999 Tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik, Standart Perusahaan Pers, Pedoman Pemberitaan Media Cyber, dll.
     Melihat kelengkapan isinya, buku ini layak menjadi pegangan bagi siapapun yang ingin terjun ke dunia Jurnalistik, untuk menjadi wartawan yang profesional.(*)

Minggu, 18 September 2011

Keliling Indonesia, Dari Era Bung Karno Sampai SBY



Benarkah Bung Karno memiliki “keluarga gelap” dari Ronte ?, Rasa-rasanya musthail, kecuali kalau kabar ini muncul akibat muslihat cerdik seorang jurnalis yang dujuluki ‘Gelap Poyk”. Seorang guru yang membelot menjadi wartawan sekaligus penulis nyeniman, ia juga memiliki sederat ‘profesi’ sampingan lainnya seperti tukang tilep berita, asisten mantri cacar, tentara gadungan, dan pelancong bermodal dengkul. Petualangan nekat itu membawanya ke seantero Indonesia, yang disusurinya hingga pojok-pojok tergelap dan terjoroknya. Dan semua itu dilakoninya demi menghasilkan tulisan yang membuatnya sempat ‘didewakan’ di bumi Pahariyangan dan diangkat anak oleh seorang gubernur sekaligus nyaris dibacok di Jalur Trans Sumatra.

Sebuah laporan penjelajahan negeri dengan bahasa yang ringan dan nakal tetapi berbobot dan penuh makna, buku ini dapat menjadi saksi pertumbuhan dan perkembangan beberapa bagian dari negeri ini dari zaman Sukarno sampai SBY.

Inilah catatan perjalanan seorang jurnalis petualang kawakan yang juga sastrawan yang dapat dijadikan renungan dan perbaindingan bagaimana Indonesia dulu dan bagaimana Indonesia beberapa dasawarsa sesudahnya.

Data Singkat Gerson Poyk

Lahir di Ba’a, Rote, Nusa Tenggara Timur, 16 Juni 1931. Pernah menjadi wartawan Sinar Harapan (1963-1970), kini ia menjadi penulis lepas. Selain mengikuti International Creative Writing Program di Universitas Iowa, Iowa City, Amerika Serikat (1971-1972) dan diundang pemerintah India mengikuti pertemuan sastrawan Asia-Afrika di New Delhi (1982), ia pun meraih berbagai penghargaan, seperti Hadiah Sastra Asia Tenggara SEA WRITE AWARD (1989), Lifetime Achievement Award dari Kompas, penghargaan dari majalah sastra Horison dan Sastra, serta Adinegoro Award 1985 dan 1986.

Beberapa novel dan kumpulan cerpenya antara lain : Sang Guru, Nyoman Sulastri, Doa Perkabungan, Requiem untuk Seorang Perempuan, Di Bawah Matahari Bali, Mutiara di Tengah Sawah dan Surat-Surat Cinta Alexander Rajaguguk. Berbagai karyanya sudah diterjemahkan ke dalam baha Inggris, Jerman, Rusia, Belanda, Jepang dan Turki. (ratman aspari)

Jumat, 22 April 2011

Majalah Ekonomi Syariah

Bagi Anda yang ingin menambah wawasan,serta memperdalam tentang kajian-kajian ekonomi syariah dan berminat untuk berlangganan Majalah Ekonomi Syariah,silahkan hubungi. :
PUSTAKA TAUFIQ
c/p : sdr.W.Suratman
Hp.0852.1708.4656
e-mail : w_suratman@yahoo.co.id,
            masratman22@yahoo.co.id
blog : www.pustaka-taufiq.blogspot.com

Selain itu Pustaka Taufiq juga menerima pemasangan iklan/advetorial untuk membantu mempromosikan produk,barang,jasa Bapak/Ibu/Sdr/Sekalian di Majalah Ekonomi Syariah.

PUSTAKA TAUFIQ, juga menerima pekerjaan berbagai macam percetakan,pembuatan inhouse magazine/news letter,penulisan profil dan biografi,layout/design grafis,dll.

Sabtu, 02 April 2011

Buletin Indeks



Buletin Indeks,merupakan media interen Dinas Kesehatan Kota Depok, Indeks sendiri merupakan singkatan dari ‘Informasi Depok Sehat’. Terbit perdana medio 2006, seiring dengan pencapian Indonesia Sehat, dan Depok Sehat’. Terbit 12 halaman, ukuran : 21 x 28, isi seputar kegiatan di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Depok, setahun terbit empat edisi.
Seiring dengan perkembangannya terus ditingkatkan mutu penerbitan ini, baik dari sisi kertas, bentuk dan isi. Memasuki tahun 2010, Buletin Indeks terbit 12 halaman,dengan format dan ukuran yang sama,namun lebih fresh,karena halaman cover depan dan cover belakang colour,art paper di vernis, layaknya sebuah majalah-majalah interen berbagai isntansi maupun perusahaan berskala nasional. Sementara dari segi isinya juga lebih ditingkatkan,artikel dan liputan lebih segar dan up to date.
Sebagai media interen seperti ini fungsi Buletin Indeks banyak memberikan manfaat bagi Dinas Kesehatan Kota Depok sendiri, maupun instansi terkait lainya,sebagai sarana penghubung informasi kepada warga masyarakat yang cukup efektif.
W.Suratman sebagai Redaktur Pelaksana Buletin Indeks, bekerja secara independen menyiapkan segala sesuatunya,termasuk meliput dilapangan, berkoordinasi dengan tim dari Promosi Dinas Kesehatan Kota Depok.* (ratman)