Langsung ke konten utama

HUJAN, Antara Kenangan dan Harapan

Judul Buku : 
HUJAN, Antara Kenangan dan Harapan. 
Penulis : Pujangga Nusantara 
Editor : Faizal Chandra 
Design Sampul & Layout : 
Asfira Zakia 
Cetakan pertama, Januari 2021 
Vii+122 Hal, Ukuran 14,5 x 21 cm 
ISBN : 978-623-6049-13-6 
Diterbitkan oleh : 
AKSARA CENDEKIA PUBLISHER - Malang, Jawa Timur. 

Buku Antologi Puisi -
Berjudul, HUJAN, Antara Kenangan dan Harapan, terbit pada awal 2021, di tengah situasi pandemic, masih banyak hal yang harus disyukuri yang tak terwakili dengan rangkaian kalimat apapun.

Sebuah anugerah yang luar biasa, bisa berbagi rasa lewat tulisan dalam buku ini. Puisi-puisi ini dirangkai dengan rasa senang, sedih, terharu, penuh cinta dan harapan dalam menjalani scenario Alloh SWT di setiap potongan episodenya.

Melalui karya kumpulan puisi ini, kami berbagi hikmah dan mengajak untuk menuliskan setiap makna perjalanan hidup yang ada dituliskan dan dibagikan dalam bentuk rangkaian kata sarat makna, pendek tapi mengena. Semoga setiap kutipan dalam lembaran puisi yang dirangkai menjadi pencetus bagi para penulis dan juga para pembaca.(*)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sajak Kota Kota

Judul : Sajak Kota Kota  (Kumpulan Puisi)  Penulis : Rd.Nanoe Anka Penerbit : Metaforma Internusa  Harga : Rp.75.000,- Kota-kota yang disinggahinya memiliki kesan yang mendalam, membekas dan melekat pada lembaran catatan dengan untaian aksara, tertuang dalam sajak yang ditulis oleh, Rd.Nanoe Anka, dalam buku kumpulan puisi berjudl ‘Sajak Kota Kota’ yang menceritakan tempat-tempat yang dikunjungi pada kota-kota besar yang ada di mancanegara, tetapi dari daerah-daerah di Indonesia pun menjadi hal menarik, karena setiap sudut tempat persinggahan terhampar berbagai macam cerita, jika dituangkan ke dalam karya sastra akan tersimpan, terdokumentasi, yang kelak bisa dibaca oleh anak-anak cucu dan generasi penerus di masa mendatang. Pendokumentasian perjalanan yang ditulis Rd. Nanoe Anka dalam bentuk sajak patut diapresiasi, apalagi disisipi sketsa-sketsa yang sebagian diguratnya sendiri. Dari setiap sketsa-sketsa yang digoresnya, secara spontan dengan tinta hitam nampak terlihat...

Heartpreneur : Seni Mengasah Vibrasi Hati dalam Emotional Healing

  Karya : Iin Aura  Penerbit : Pustaka Amanah   Melihat kondisi zaman saat ini sudah kita ketahui bahwa hiruk pikuk dunia nggak akan pernah ada habisnya, begitu juga halnya diri kita.  Setiap kali kita ada masalah apapun dalam hidup selalu aja bilang bahwa “kenapa sih.. kita nggak bisa bahagia seperti orang lain”, “kenapa aku ditakdirkan begini”, “rasanya dunia ini nggak adil” dan masih banyak lagi gumaman hati.  Kita selalu aja ingin mencari jawabannya dengan curhat sana sini, selalu aja menginginkan dan menuntut sebuah penerimaan dari orang lain , tapi rasanya tidak ada orang yang mau dengerin.   Ya… Jelas aja…” Karena semua orang pun sibuk bertanya dan meminta hal yang sama.  Buku karya Iin Aura merupakan salah satu buku yang langka, yang mengupas dan menawarkan solusi bagi problematika hiruk pikuk kehidupan kita sehari-hari, yang banyak bersinggungan dengan berbagai problematika.  Iin Aura sebagai penulis yang juga seorang praktisi d...

Bekal Dasar Menjadi Wartawan Profesional

Penulis :  Didiek Danuatmadja  &  W. Suratman Ukuran : 14 x 21 cm Jumlah Hal : i ii + 7 6 hlm ISBN : 978-602-95302-1-6 Cetakan : Pertama (I), Juli 2013 Penerbit : FATH PUBLISHING   Didistributor : PUSTAKA TAUFIQ JURNALISME sebenarnya merupakan ilmu yang tidak layak dipelajari sambil "berjalan". Sebagaimana disiplin ilmu-ilmu yang lain, upaya pemahamannya harus ditempuh dengan cara-cara yang sistematik dan metodis, agar kita bisa menguasainya secara utuh. Buku ini sekadar bahan    pengenalan yang sifatnya sangat elementer. Di dalamnya memang termuat berbagai sisi yang agak kompleks, tetapi, sebenarnya, jauh dari perfeksitas. H al-hal yang elementer itu tadi menjadi lebih minimalis untuk proses pembelajaran dan pengamalannya.   Yang harus dipahami sejak awal, jurnalistik itu sendiri merupakan suatu kegiatan intelektual ilmiah, bukan sekadar "ilmu perjuangan" untuk kanalisasi idealisme, sebagaimana sering didengung-­deng...